Bupati Adi Arnawa Pantau Kesiapan Duta PKB Badung 2026

ANTS - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara langsung mengunjungi sesi latihan tarian dan musik yang dilakukan oleh duta kabupaten Badung dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-XLVIII tahun 2026.

Keberadaan Bupati beserta Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa memberikan semangat kepada para seniman muda yang sedang mempersiapkan diri mengikuti even seni dan budaya terbesar di Bali itu.

Pemeriksaan dilaksanakan di dua tempat yang berlainan pada malam hari Senin (15/6).

Tempat pertama yaitu pelaksanaan Parade Gong Kebyar Anak-anak yang dilakukan oleh Sanggar Tari serta Tabuh Rajapala di Banjar Basangkasa, Seminyak, Kuta.

Di tempat tersebut, para peserta menguasai tiga karya seni, yaitu Tabuh Kreasi Pepanggulan "Bayung Bidak", Tari Kreasi Penyambutan "Adnyaswari", dan Tari Dolanan "Jong Jang Sir". Tempat kedua merupakan ajang pengujian kompetisi Tabuh dan Tari Bapang Barong di Pura Dalem Padonan, Desa Tibubeneng, Kuta Utara.

Kepala Daerah Adi Arnawa memberikan apresiasi atas komitmen para pembimbing, pelatih, serta seniman muda yang ikut berpartisipasi.

Dia melihat bahwa keterampilan teknis dan kerja sama antara peserta telah berkembang sangat cepat.

Namun, dia menegaskan bahwa perlu diperkuat ekspresi serta pemahaman terhadap tokoh sehingga pertunjukan dapat menggugah perasaan para penonton.

"Harus dipahami bahwa kalian tidak sekadar tampil demi dirimu sendiri atau kelompokmu, melainkan mewakili nama baik Kabupaten Badung," kata Adi Arnawa.

Kepala daerah menegaskan bahwa kecantikan seni bukan hanya berasal dari suara alat musik gamelan, tetapi juga dari keselarasan yang sempurna antara ekspresi wajah dan perasaan para pelakunya.

Dia juga menggarisbawahi unsur tata panggung, mutu sistem audio, pergerakan dinamis, serta ketahanan tokoh, khususnya bagi penari Bapang Barong yang diharuskan tampil penuh semangat dan aktif.

Selain aspek seni yang menarik, kondisi kesehatan serta kebugaran juga merupakan hal utama yang diperhatikan oleh Bupati agar dapat mempertahankan penampilan terbaik selama pertunjukan.

Inti utama dari pertunjukan jenis ini ialah disiplin, perhatian, kesatuan, serta daya tahan tubuh. Meskipun program pelatihan sangat baik, jika pada saat pentas kondisi jasmani tidak dalam keadaan prima dan kesehatan mengalami gangguan, semua akan menjadi sia-sia," katanya dengan tegas.

Dia menegaskan komitmen penuh Pemkab Badung dalam mendukung pelestarian kesenian dan budaya sebagai fondasi utama pembangunan wilayah yang bertumpu pada wisata budaya.

"Pemkab Badung menunjukkan tekad yang sangat kuat dalam melestarikan kesenian dan kebudayaan. Kami memahami bahwa Badung merupakan wilayah wisata yang bertumpu pada budaya," lanjutnya.

Ucapan terima kasih kepada dukungan yang diberikan oleh pemerintah setempat diungkapkan oleh utusan Sanggar Rajapala, I Ketut Widia Astika, dan Perbekel Tibubeneng I Made Kamajaya.

Mereka menyepakati bahwa peluang menjadi utusan wilayah adalah sebuah kehormatan yang besar serta kesempatan pendidikan penting bagi pemuda dalam mengapresiasi seni budaya Bali.

Ikut menghadiri pengawasan tersebut adalah Kepala Dinas Budaya Badung I Gede Sukadana, anggota DPRD Badung I Wayan Sandra dan I Gede Suraharja, para pejabat kecamatan Kuta dan Kuta Utara, lurah Seminyak, perbekel Tibubeneng, serta tokoh masyarakat setempat. ***

Posting Komentar

0 Komentar