ANTS - Perayaan Pembaruan Iman (PPI) adalah peribadatan yang dihadiri guna memperkuat keyakinan umat melalui nyanyian puji-pujian, doa, saksi hidup, serta penyampaian Firman Allah.
Dengan peribadahan ini, umat diajak mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keteguhan iman guna menghadapi kehidupan harian mereka.
Oleh karena itu, sebelum menghadiri Perayaan Pembaruan Imannya, setiap anggota jemaat disarankan untuk menyediakan waktu untuk berdoa sendiri sehingga bisa worship secara tulus dan mendapatkan berkah dari Tuhan.
Berikut inspirasi pokok doanya:
Tuhan Yang Maha Besar, Allah kami.
Aku berdiri di depanMu sekarang menjelang menghadiri Perjamuan Rohani ini.
Terimakasih telah memberi saya kesehatan, kekuatan, serta peluang untuk berkumpul dengan sesama pengikut iman.
Ya Tuhan, aku mengakui bahwa sebagai makhluk hidup, aku masih sering berbuat salah dan bersalah, baik dalam pikiran, ucapan, maupun tindakan.
Maka dari itu, saya mohon maaf atas semua kesalahan dan pelanggaran yang telah saya lakukan.
Bersihkanlah jiwa dan pikiranku, serta hantarkan aku menjadi pantas untuk menyembah di hadapanMu.
Ya Tuhan, semoga ibadah yang kudatangi hari ini merupakan kesempatan berharga untuk bertemu denganMu.
Mohon bantulah aku guna beribadat dan bersujud kepadaMu secara tulus, sekaligus membuka jiwa untuk menerima segala perkataan yang akan diberitakan.
Berikanlah berkat kepada hamba-Mu yang akan mengemban tugas dalam peribadatan serta menyampaikan Firman Allah.
Lengkapi dengan kebijaksanaan, petunjuk, dan kekuatan Roh Kudus, agar setiap pelayanan yang diberikan menjadi berkah bagi keseluruhan komunitas gereja.
Aku juga mendoakan semua jemaat yang hadir dalam ibadah Pembaruan Imanku ini.
Gabungkanlah kami dalam cinta dan persatuan yang menyenangkan.
Jauhi kami dari semua hal yang bisa mengganggu konsentrasi dalam beribadah, agar kami mampu berkhusuk dan menyembah nama Allah dengan penuh penghargaan.
Semoga melalui Perjamuan Rohani ini, imanku makin kuat, harapanku semakin segar, serta cintaiku pada Tuhan makin berkembang.
Berikanlah kemampuan kepada saya untuk menjalankan FirmanMu dalam keluarga, pekerjaan, jemaat, serta di tengah masyarakat.
Semoga keseluruhan prosesi peribadatan ini berjalan lancar mulai awal sampai akhir, serta hanya nama Allah yang dipermuliai.
Dengan menyebut nama Yesus Kristus, saya memohon doa.
Tentang Doa Umat Kristen
Di dalam Kitab Suci, permohonan merupakan cara berkomunikasi antara umat manusia dengan Allah.
Dengan berdoa, orang-orang yang percaya bisa mengungkapkan rasa terima kasih, puji-pujian, permintaan, pengakuan atas kesalahannya, serta perasaan jiwa mereka kepada Tuhan.
Doa tidak sekadar upacara atau tanggung jawab keagamaan, melainkan hubungan yang dinamis antara umat dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Dasar Alkitab tentang Doa
Beberapa ayat berikut menjelaskan maksud serta kepentingan dari doa:
1 Tesalonika 5:17
"Tetaplah berdoa."
Filipi 4:6
Hendaknya kamu tidak pernah merasa cemas terhadap apapun, namun sampaikanlah semua kebutuhanmu kepada Tuhan melalui doa dan permintaan dengan penuh rasa syukur.
Matius 6:6
Namun apabila kamu berdoa, pergilah ke kamarmu, tutuplah pintunya, lalu doakanlah Allah yang ada di tempat rahasia. Maka Allah yang mengawasi hal-hal yang disembunyikan akan memberimu balasan.
Yakobus 5:16
Maka sebaiknya kalian saling mengakui kesalahanmu satu sama lain serta saling berdoa agar kalian pulih. Doa dari seseorang yang tulus, jika diucapkan dengan penuh keyakinan, memiliki kekuatan yang luar biasa.
Tujuan Doa dalam Kekristenan
Memupuk hubungan personal dengan Sang Pencipta. Persembahan doa menguatkan ikatan rohani antara umat dan Tuhan.
Mempercayai Tuhan di semua bidang kehidupan. Melalui doa, kita membuktikan bahwa kita tidak bergantung pada kemampuan diri sendiri, melainkan yakin akan bimbingan-Nya.
Meraih dukungan, keteguhan, dan petunjuk. Doa merupakan sarana untuk menyampaikan perasaan jiwa serta mendapatkan kedamaian dan kesejahteraan dari Tuhan. (ya)
0 Komentar