Ringkasan Berita:
- Persimpangan Politeknik Perkebunan Sumatera Barat hingga wilayah Kampoeng Nelayan Merah Putih akan dijadikan sebagai area CFD Katapiang Kabupaten Padang Pariaman.
- Pada saat tertentu, bagian jalan ini akan dilarang masuk bagi kendaraan bermotor agar warga bisa menggunakannya untuk beragam kegiatan olahraga dan hiburan.
- Berdasarkan lokasi di daerah pantai serta adanya Kampung Nelayan Merah Putih Katapiang, CFD dipercaya akan menjadi simbol kegiatan akhir pekan bagi warga Padang Pariaman.
ANTS Wilayah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat sedang mempersiapkan perubahan signifikan.
Pada tanggal 18 Juli 2026, para penduduk akan memadati jalan dengan panjang lima kilometer di tepi pantai untuk beraktivitas olahraga.
Sejak perempatan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumbar hingga Kantor Wilayah Kementerian Perhubungan akan dijadikan sebagai Area Bebas Kendaraan Bermotor (CFD).
Selain sebagai area untuk olahraga, wilayah ini diperkirakan akan menjadi pusat pertumbuhan perekonomian baru bagi penduduk setempat.
Komitmen pemerintah kabupaten dalam merealisasikan program ini terlihat dari kunjungan langsung Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, ke lokasi jalur CFD di wilayah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Katapiang pada hari Minggu tanggal 28 Juni 2026.
Jalur Car Free Day yang telah dipersiapkan meliputi area dimulai dari persimpangan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatra Barat sampai dengan wilayah Kampung Nelayan Merah Putih Katapiang.
Di suatu masa, bagian jalan itu akan ditutup sementara bagi kendaraan bermotor agar warga bisa menggunakannya untuk beragam kegiatan olahraga dan hiburan.
Dorong Pertumbuhan UMKM
Kepala Daerah John Kenedy Azis menyampaikan bahwa hadirnya Car Free Day di Katapiang tidak hanya memberikan ruang untuk berolahraga, namun juga sebagai tempat berkumpul dan memperkuat hubungan sosial sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat dengan partisipasi para pengusaha UKM.
"Kami bertekad menciptakan ruang umum yang kondusif serta menyenangkan untuk warga. Tidak hanya sebagai tempat olahraga, area ini juga bisa menjadi pusat kegiatan penduduk dan mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah," kata Bupati ketika melakukan inspeksi di wilayah KNMP Katapiang.
Menurutnya, gagasan Car Free Day yang diterapkan di Katapiang menggabungkan kegiatan olahraga, pariwisata pantai, serta pengembangan ekonomi warga.
Selama jalur CFD, warga bisa mengikuti beragam aktivitas seperti jalan kaki, lari pagi, sepedaan, olahraga bersama, serta acara kelompok lainnya.
Pemda juga memberikan kesempatan kepada pengusaha kecil menengah setempat untuk menjual barang dagangan mereka saat penyelenggaraan CFD.
Keberadaan para pedagang dan pengusaha kecil diharapkan dapat menciptakan dampak ekonomi yang langsung dirasakan oleh warga setempat.
Kepala Daerah JKA meminta semua lapisan masyarakat agar ikut serta memeriahkan penyelenggaraan pertama Car Free Day Katapiang.
"Kami berharap penggemar olahraga, kelompok latihan kebugaran, komunitas berkendara, komunitas lari, serta organisasi-organisasi lainnya bisa ikut serta dan memeriahkan Acara Bebas Kendaraan di Katapiang," ujarnya, dikutip dari situs padangpariamankab.go.id.
Berdasarkan kondisi wilayah pantai serta perkembangan Kampung Nelayan Merah Putih Katapiang sebagai tempat tujuan wisata yang semakin diminati, Car Free Day diharapkan dapat menjadi simbol kegiatan akhir pekan bagi warga Padang Pariaman.
Program ini diharapkan tidak hanya dapat menumbuhkan gaya hidup sehat, namun juga meningkatkan sektor wisata, ekonomi kreatif, serta persatuan masyarakat.
Pelaksanaan pertama pada tanggal 18 Juli 2026 diharapkan menjadi kesempatan untuk hadirnya ruang publik baru yang bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan masyarakat, serta menjadi tempat tujuan liburan akhir pekannya bagi penduduk Kota Padang Pariaman dan wilayah sekitar.
0 Komentar