ORADO Sosialisasi di SMPN 30 Batam: Ribuan Siswa Antusias Pelajari Domino

Ants BATAM - Asosiasi Pecinta Domino Indonesia (ORADO) menyelenggarakan acara penyuluhan dan pembelajaran tentang permainan domino di Sekolah Menengah Pertama Negeri 30 Batam dengan suasana yang riuh dan penuh semangat.

Acara tersebut diikuti oleh sekitar 1.000 pelajar SMP Negeri 30 Batam, para tenaga pendidik, beserta komite ORADO yang berasal dari berbagai level yaitu pusat, propinsi, dan kota.

Acara ini menjadi salah satu rangkaian aktivitas dalam program ORADO untuk memperkenalkan permainan domino sebagai alat pembelajaran yang menekankan sikap olahraga, fokus, strategi, serta rasa persatuan.

Ketua ORADO Provinsi Kepulauan Riau Rizki Faisal, yang juga menjadi anggota Komisi III DPR RI, mengucapkan rasa terima kasih kepada Sekolah Menengah Pertama Negeri 30 Batam karena dukungan mereka dalam penyelenggaraan acara edukasi yang melibatkan siswa serta guru.

Pada kesempatan itu, Ketua Divisi Hubungan Masyarakat Henry Kurnia Adhi, yang lebih populer di kalangan masyarakat dengan panggilan John LBF, memperkenalkan ORADO Indonesia kepada para murid dan guru sebagai sebuah lembaga yang berupaya meningkatkan penggunaan domino dalam bentuk yang sehat, bermanfaat, kompetitif, serta memiliki nilai karakter yang baik.

Peserta terlihat sangat semangat dalam menghadiri setiap sesi penyuluhan yang diadakan.

Agar lebih banyak partisipasi dari para peserta, John LBF sesekali mengajukan pertanyaan terkait ORADO serta permainan domino kepada murid-murid yang hadir.

Sejumlah peserta didik yang berhasil memberikan jawaban tepat dan memuaskan diberi penghargaan berupa uang tunai senilai Rp 500.000.

Selain penyuluhan, kegiatan juga dilengkapi dengan latihan langsung bermain dominos yang melibatkan para murid dan guru.

Peserta diatur menjadi berbagai kelompok agar dapat secara langsung mencoba permainan domino yang menekankan strategi, fokus, serta koordinasi antar anggota tim.

Pada kompetisi antar pelajar, tim pemenang menerima hadiah berupa uang senilai Rp 300.000, sedangkan tim yang belum menang tetap diberi penghargaan dalam bentuk uang sejumlah Rp 200.000.

Di sisi lain, pertandingan domino antar para guru berjalan mendebarkan dan memperoleh perhatian dari semua peserta.

Tim pengajar yang menjadi juara menerima hadiah senilai Rp 1.000.000, sementara tim yang belum menang tetap diberi apresiasi berupa uang sejumlah Rp 600.000.

Saat melakukan aktivitas latihan bermain domino, fokus John LBF jatuh pada satu murid yang memiliki keterampilan luar biasa dalam bermain dan mampu mengalahkan lawannya.

Setelah melakukan interaksi lebih mendalam, terungkap bahwa siswa ini adalah seorang atlet panjat tebing berkualitas yang telah memenangkan gelar juara nasional sebagai wakil dari Kota Batam serta sekolahnya.

Berdasarkan pencapaian serta antusiasme yang ditampilkan oleh siswa tersebut, John LBF mengekspresikan kebanggaan dan penghargaannya dengan memberikan hadiah tambahan berupa uang tunai senilai Rp 1.000.000 sebagai wujud pendukung bagi kalangan pemuda berkualitas.

Keramaian acara semakin meningkat dengan munculnya banyak pelajar yang penuh antusiasme memanggil John LBF agar berfoto bersama.

Keberadaan tokoh yang memiliki hubungan erat dengan warga setempat menarik perhatian peserta.

Sebelum acara usai, John LBF kembali mengucapkan penghargaan terhadap beberapa murid yang selama kegiatan menunjukkan rasa semangat, antusias, serta partisipasi yang baik.

Sejumlah peserta memperoleh hadiah berupa uang tunai senilai Rp 100.000 masing-masing sebagai apresiasi terhadap antusiasme mereka dalam mengikuti acara mulai dari awal sampai selesai.

Ketua ORADO Provinsi Kepulauan Riau, Rizki Faisal menyatakan bahwa lembaganya akan tetap mengembangkan program edukasi kepada siswa-siswi di sekolah, mahasiswa di perguruan tinggi, serta warga masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten/Kota di Kepulauan Riau.

Baginya, permainan domino bukan sekadar hiburan, namun juga bisa meningkatkan keterampilan berpikir strategis, kerjasama, sikap olahraga, serta komunikasi sosial yang baik.

"Kami bertekad agar generasi muda mengetahui dominio sebagai sebuah permainan yang bernilai positif, mendidik, serta membentuk kepribadian. Dengan aktivitas semacam ini, kami berharap dapat muncul ruang-ruang interaksi yang sehat, kreatif, dan berguna bagi para pelajar. Semangat besar yang ditunjukkan oleh siswi dan siswa SMP Negeri 30 Batam memberikan motivasi kepada ORADO untuk tetap ada dalam masyarakat lewat kegiatan-kegiatan yang baik," kata Rizki Faisal.

Ketua ORADO berharap acara penyuluhan ini mampu menjadi media pembelajaran bermanfaat untuk siswa sambil memperkenalkan permainan domino sebagai bentuk hiburan yang menekankan sikap kompetitif, piker cerdas, serta rasa persaudaraan.

Humas ORADO Indonesia

ORADO Batam dan ORADO Provinsi Kepulauan Riau

Posting Komentar

0 Komentar