Pendaftaran STPN 2026 Ditutup 18 Juni: Ini Syaratnya!

Ants Lembaga pendidikan tinggi yang berada di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), yaitu Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), menyediakan kurikulum yang fokus pada area terkait agraria, kepemilikan tanah, serta perencanaan tata ruang.

Ciri khas ini membuat Politeknik Agraria STPN menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi yang menghasilkan tenaga kerja berkualifikasi khusus guna memperkuat pengembangan sektor agraria serta perencanaan tata ruang di Tanah Air.

"Prodi di Politeknik Agraria STPN jarang ditemukan di institusi pendidikan lain. Kurikulumnya mengandalkan pendekatan lintas disiplin dalam menyelesaikan beragam permasalahan terkait keagrarian, sehingga alumni bisa segera memberikan kontribusi pada pekerjaan yang berkaitan dengan agraria, hukum tanah, tata ruang, serta manajemen aset. Saat ini kami tengah menerima pendaftaran calon taruna dan taruni," ujar Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, saat hadir di Sleman, D.I. Yogyakarta, Jumat (05/06/2026). "Pendidikan di Program Studi Politeknik Agraria STPN tidak tersedia secara luas di kampus-kampus lain. Proses pembelajaran dilakukan melalui pendekatan interdisipliner guna menjawab aneka tantangan di wilayah keagrarian, sehingga lulusannya siap langsung bekerja dalam bidang-bidang seperti agraria, kepemilikan lahan, penataan ruang, dan pengelolaan properti. Sekarang ini kami sedang melakukan proses perekrutan mahasiswa baru," kata Pejabat Sementara (Plt.) Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, hari Jumat tanggal 05 Juni 2026. "Saat ini hanya beberapa universitas saja memiliki program studi dari Politeknik Agraria STPN. Metode belajar yang digunakan adalah multi-disiplin agar dapat mencakup seluruh masalah terkait kebijakan agro, hak atas tanah, penyusunan tata ruang, maupun pengelolaan barang milik negara. Kini kami sedang memproses pendaftaran siswa-siswa baru," ungkap Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, ketika bertemu di Sleman, D.I. Yogyakarta, Jumat (05/06/2026).

Calon lulusan SMU atau sederajat yang berminat mengambil studi dalam bidang kepemilikan tanah dan perencanaan wilayah kini dapat melakukan pendaftaran di Politeknik Agraria STPN melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Pendaftaran dapat diakses secara online melalui situs sptb.stpn.ac.id. Batas waktu pendaftaran untuk siswa baru para calon taruna dan taruni tersedia sampai tanggal 18 Juni 2026.

Pemohon menjadi calon siswa/kadet wajib memenuhi beberapa syarat dasar, seperti memiliki status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), lulus dari jenjang SMA/SMK/MA atau setara, serta memenuhi ketentuan kesehatan dan administratif yang berlaku.

Selain jalur reguler, Politeknik Agraria STPN menyediakan Jalur Kemitraan Pemerintah Daerah berdasarkan aturan yang tertulis dalam kesepakatan kemitraan antara Politeknik Agraria STPN dan pihak pemerintah daerah bersangkutan.

Hanya bagi Mahasiswa Jurusan S1 Survey, Pemetaan, dan Aset Tanah, calon pendaftar wajib berlatar belakang studi terkait, misalnya Ilmu Pengetahuan Alam, Survey dan Pemetaan, Geomatis, Teknik Informatika, Arsitektur, Pertambangan, Geologi, atau disiplin ilmu sejenis.

Prodi ini memberikan peluang kepada lulusan D1 Ilmu Ukur Tanah dan Kartografi yang memiliki IPK paling rendah 3,00 dari skala 4,00 serta berusia maksimum 23 tahun hingga tanggal 31 Agustus 2026.

Data lengkap terkait syarat, prosedur pemilihan, serta aturan pendaftaran bisa ditemukan di website resmi web stpn.ac.id.

Institusi pendidikan tinggi yang terletak di Kabupaten Sleman menyediakan empat jurusan studi.

Ada Program Studi Diploma Teknik Agraria, Diploma Administrasi dan Kebijakan Pengadaan Tanah, Diploma Manajemen Tata Ruang dan Agraria, serta Diploma Survey, Kartografi, dan Informasi Agraria.

Semua jurusan disusun guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di bidang agraria, kepemilikan tanah, serta perencanaan tata ruang yang senantiasa berubah.

Selain mendapatkan pendidikan teori maupun pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa Politeknik Agraria STPN juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dalam kepemimpinan melalui beberapa lembaga keorganisasian, antara lain Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Senat Mahasiswa (BSM), Korps Mahasiswa Pencinta Tanah Air (KMPA), serta Departemen Administrasi Internal (Admindal).

"Kami mengajak para alumni SMU/levelnya untuk mendaftar dan menyiapkan karier mereka di Politeknik Agraria STPN. Untuk informasi lebih lanjut tentang ketentuan serta proses seleksinya bisa ditemukan pada website resmi Politeknik Agraria STPN," tutur Sri Yanti Achmad. (*/Ants)

Posting Komentar

0 Komentar