Prakiraan Cuaca Jabodetabek 12–13 Juni 2026: Wilayah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

jabar.Ants BOGOR - Prakiraan cuaca untuk kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada hari Jumat, 12 Juni 2026 sampai dengan Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 07.00 WIB diperkirakan akan cenderung cerah berawan hingga mendapati langit yang sangat awan.

Namun, beberapa daerah kemungkinan akan terkena hujan lebat di siang hari, sore, malam, serta pagi hari.

Menurut prediksi iklim dari Jumat, 12 Juni 2026 pukul 07.00 WIB sampai dengan Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 07.00 WIB, situasi atmosfer di pagi hari diproyeksikan cerah berawan hingga mendung tebal di mayoritas kawasan Jabodetabek.

Pada siang dan sore hari, kondisi cuaca secara keseluruhan tetap dalam kategori sebagian awan sampai dengan mendung tebal.

Namun, kemungkinan hujan lebat bisa muncul di beberapa daerah seperti Kabupaten Tangerang, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, serta Kabupaten Bogor.

Di malam hari, kondisi cuaca diperkirakan mendung sampai dengan sangat mendung. Kemungkinan hujan lebat tetap bisa terjadi di beberapa daerah di Kabupaten Tangerang.

Pada pagi hari Sabtu, 13 Juni 2026, keadaan cuaca di kawasan Jabodetabek diprediksi masih dalam kondisi berkabut sampai dengan sangat mendung.

Curah hujan rendah kemungkinan akan terjadi di beberapa daerah Kepulauan Seribu serta Kabupaten Bekasi.

Di samping itu, kondisi cuaca di Kota dan Kabupaten Bogor diprediksi berkisar antara 20 sampai 32 derajat Celcius.

Selain kawasan Jabodetabek, diperkirakan terdapat perbedaan suhu udara berkisar antara 26 sampai dengan 34 derajat Celsius.

Kelembapan udara diprediksi berada di kisaran 44 sampai 90 persen. Di sisi lain, angin permukaan berhembus dari utara hingga selatan dengan kecepatan sekitar 5 hingga 25 kilometer per jam.

Warga yang melakukan kegiatan di luar rumah, terutama di area yang kemungkinan akan diguyur hujan lebat, diminta agar menyiapkan alat bantu seperti payung atau jaket penghalang air dan tetap mengikuti perkembangan informasi iklim terkini demi mencegah perubahan situasi cuaca. (mar7/jpnn)

Posting Komentar

0 Komentar