Toprak kecewa gagal masuk 10 besar di Hungaria

Ants - Pemenang Kejuaraan Dunia WorldSBK sebanyak tiga kali Toprak Ratzgatlioglu yang sekarang menjadi bagian dari tim Pramac Yamaha di MotoGP, menyesali kesempatan yang tidak dia peroleh dalam balapan GP Hongaria sebelumnya.

Seri pembalap dari Turki merasa memiliki kemampuan untuk bertarung dalam peringkat sepuluh teratas, tetapi beberapa hambatan menyebabkan kesempatannya hilang begitu saja.

Namun demikian, dia masih memandang sejumlah aspek baik dalam penampilannya di Sirkuit Balaton Park.

Dia menyatakan sangat puas dengan irama lomba selama akhir pekan di Hungary.

Toprak menyebutkan bahwa kesempatan untuk masuk dalam sepuluh besar masih ada asalkan dia tidak kehilangan banyak waktu di tahap awal lomba.

"Bila saya memulai dari posisi yang lebih depan, kemungkinan besar saya bisa menyelesaikan lomba di peringkat sepuluh besar. Saya sering terperangkap dalam keributan, khususnya pada tikungan pertama," ujar Toprak sebagaimana dikabarkan oleh Crash.net.

Pada akhir lomba sprint, Toprak menyelesaikan perlombaan di urutan ke-13, yaitu hasil terbaik untuk pembalap Yamaha, sedangkan dalam race utama, Jack Miller mendapatkan peringkat ke-8 sebagai pembalap Yamaha dengan prestasi terbaik.

Lintasan Sesuai Karakter

Meskipun hasilnya belum memenuhi ekspektasi, mengikuti balap di Balaton Park tetap menjadi pengalaman yang menarik bagi Toprak. Hal ini dikarenakan motor memiliki kemampuan pengereman yang baik serta percepatan singkat, sehingga memungkinkan rider melakukan teknik Stop and Go, yang sesuai dengan gaya berkendara seorang pembalap lahir pada tahun ke-29 tersebut.

"Saya menyukainya karena saya tertarik dengan karakter yang berhenti dan melanjutkan kembali. Khususnya pada bagian chicane. Saya cukup unggul di situ," katanya.

Tidak diragukan lagi, Balaton Park termasuk dalam jalur lomba seri WorldSBK, membuat Toprak lebih mudah menyesuaikan diri di sana.

Dia juga puas dengan karakter rem Yamaha. "Saya merasa cukup nyaman saat menginjak rem, namun secara performa percepatan, motor ini masih kurang memuaskan," ujarnya.

Toprak menambahkan pula bahwa mesinnya kerap kehilangan cengkeraman ketika menggeber pada awal perjalanan, khususnya saat melewati tikungan yang panjang. Sehingga ban belakang terlalu slip dan membuat kendaraan kehilangan tenaga saat mempercepat.

"Saat saya menekan gas, ban belakang mulai slip dan percepatan jadi tidak stabil," katanya.

Akan Ditinjau Oleh Yamaha

Pemotor dengan tinggi badan 185 cm tersebut menyebutkan bahwa tim Yamaha telah mengetahui hal ini dan akan melakukan penelitian lanjutan, karena informasi tersebut tersedia dalam data telemetri, sehingga upaya dilakukan untuk meningkatkan kinerjanya lebih lanjut.

"Mereka melihat berdasarkan data, mereka memahami permasalahannya," jelasnya.

Walaupun masih belum terselesaikan secara utuh, Toprak tetap menunjukkan keyakinan bahwa tim Yamaha mampu melewatinya dengan lebih baik, sehingga dalam lomba-lomba berikutnya dia akan semakin percaya diri untuk bersaing di barisan depan MotoGP. * )

Posting Komentar

0 Komentar