Ants Studi psikologis menemukan bahwa manusia menciptakan kesan awal hanya dalam hitungan detik. Bagaimana Anda memulai sebuah percakapan bisa menentukan apakah mitra bicara merasa nyaman, tertarik, atau malah ingin secepat mungkin berakhir dari interaksi tersebut. Yang menarik adalah orang biasanya lebih suka percakapan yang membuat mereka merasa dihormati, didengar, serta menghadirkan perasaan baik.
Menurut laporan Expert Editor hari Minggu (7/6), ada 10 tema awal obrolan yang telah terbukti dapat membangkitkan antusiasme seseorang saat mereka berbicara dengan Anda.
1. Ajukan Pertanyaan Mengenai Sesuatu Yang Sedang Mereka Nikmati
Daripada menanyakan, "Bagaimana keadaanmu?", coba tanyakan:
Apa sesuatu yang saat ini paling menginspirasi atau memotivasi Anda?
Pertanyaan ini membangkitkan pemikiran seseorang tentang pengalaman baik. Berdasarkan psikologi positif, saat seseorang menceritakan hal-hal yang disukainya, kondisi emosi mereka menjadi lebih cerah dan mereka cenderung mengaitkan rasa bahagia tersebut dengan orang yang sedang mendengarkannya.
2. Bahas Minat dan Kebiasaan Mereka
Semua orang suka berbicara tentang sesuatu yang disukainya.
Contoh:
Apa saja aktivitas yang sedang kamu sukai saat ini?
Maukah Anda merekomendasikan film atau acara televisi yang patut di tonton?" "Apa saja film atau series yang sebaiknya saya lihat?" "Terdapat karya film atau serial apa sajakah yang layak untuk disaksikan?" "Bisa beri saran film atau serial yang harus ditonton?" "Punya rekomendasi film atau acara TV yang perlu dilihat?
Saat seseorang berbicara tentang hobi mereka, otak menghasilkan dopamin yang terkait dengan perasaan bahagia. Oleh karena itu, obrolan menjadi lebih menarik dan dinamis.
3. Diskusikan Pengalaman Berlibur atau Lokasi Kesukaan
Manusia cenderung lebih mudah mengingat peristiwa yang menyenangkan dibandingkan dengan pengalaman sehari-hari.
Cobalah bertanya:
Jika memungkinkan, kemana saja anda akan pergi berlibur pekan depan? Apa yang ingin anda kunjungi?
Pertanyaan ini memicu kreativitas dan perasaan baik, membuat obrolan menjadi lebih menyenangkan.
4. Tanyakan kepada mereka tentang tujuan atau impian yang ingin dicapai
Kebanyakan orang tidak sering memiliki peluang untuk berbicara tentang impian mereka.
Contoh:
Apakah tujuan yang saat ini ingin Anda raih pada tahun ini?
Bila tidak ada pembatasan apapun, apa yang paling ingin kamu lakukan?
Jenis pertanyaan seperti itu memperlihatkan bahwa seseorang dianggap dengan lebih baik.
5. Bicarakan Makanan Favorit
Tema makanan sering kali mampu menghangatkan suasana.
Misalnya:
Apa makanan yang membuat Anda paling senang?
Bila hanya diperbolehkan memakan satu hidangan sepanjang hayat, mana yang akan kamu pilih?
Tema yang sederhana ini kerap memicu obrolan yang panjang dan penuh dengan tawa.
6. Minta Rekomendasi
Dari segi psikologi, seseorang cenderung menyukai ketika pandangan mereka dihormati.
Cobalah bertanya:
Bukakah yang menarik pernah kamu baca?" "Apa saja buku terbaik yang pernah kau baca?" "Pernahkah kamu membaca sebuah buku yang luar biasa?" "Tahu enggak ada buku yang bagus untuk dibaca?" "Sudah pernah baca buku yang menurutmu hebat belum?
Apa saja tempat makan yang sering kamu sarankan?" "Penginapan kuliner kesukaanmu di mana saja?" "Bisa beri tahu lokasi restoran terbaik yang pernah kau kunjungi?" "Tempat makan favoritmu itu ada di bagian mana?" "Mau saran tempat makan yang menarik dari kamu?
Saat meminta rekomendasi, seseorang merasa memiliki makna dan sumbangan di dalam diskusi tersebut.
7. Bagikan Pengalaman Menghibur atau Menarik
Tertawa merupakan salah satu sarana komunikasi terbaik dalam masyarakat.
Anda bisa membuka dengan:
Saya sedang menceritakan pengalaman menarik yang terjadi kemarin pagi...
Kisah yang santai dan menghibur mampu membangun ikatan emosional dengan lebih cepat.
8. Ajukan Pertanyaan Mengenai Sesuatu yang Saat Ini Mereka Pelajari
Secara alami, manusia cenderung menginginkan pertumbuhan pribadi.
Contoh:
Apa yang sedang kamu pelajari akhir-akhir ini?
Apakah ada keterampilan baru yang sedang kamu pelajari saat ini?
Pertanyaan ini menjadikan obrolan lebih berarti serta terhindar dari rasa biasa atau monoton.
9. Diskusikan Film, Lagu, atau Kebiasaan Terkini Yang Sedang Trending
Hiburan menjadi jembatan untuk menyatukan dua orang yang baru berkenalan.
Misalnya:
Apa film terbaru yang benar-benar mengesankan kamu?
Apa lagu terbaru yang sering kamu dengarkan?" "Kira-kira lagu apakah yang biasa kamu putar belakangan ini?" "Bisa ceritakan lagu favoritmu saat ini?" "Pernahkah kamu mendengarkan lagu tertentu secara rutin baru-baru ini?" "Apakah ada satu lagu yang selalu kamu putar dalam beberapa hari terakhir?
Seringkali kesukaan yang sama menjadi dasar terjalinnya ikatan yang lebih dekat.
10. Ajukan Pertanyaan yang Mengundang Senyuman Mereka
Berdasarkan ilmu psikologi, perasaan bahagia cenderung menyebar dengan cepat.
Cobalah pertanyaan seperti:
Kapan saat terbahagiaan yang kamu rasakan dalam seminggu ini?
Apa hal sederhana yang selalu membuatmu tertawa?
Saat seseorang mengenang momen menyenangkan, atmosfer obrolan terasa semakin cerah dan penuh kegembiraan.
Rahasia yang Sering Dilupakan
Banyak orang mengira mereka perlu menjadi pembicara yang baik supaya disenangi. Namun, studi psikologis membuktikan bahwa orang cenderung lebih suka individu yang memudahkan orang lain untuk merasa nyaman dalam bercerita tentang dirinya sendiri.
Rahasianya tidak terletak pada bicara lebih banyak, tetapi pada bertanya secara tepat, mendengarkan dengan jujur, serta memperlihatkan minat yang sungguh-sungguh.
0 Komentar