Ants.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki kemungkinan untuk terus meningkat dalam perdagangan hari Kamis (11/6/2026), setelah sempat naik sebesar 2,71% menjadi 5.902 di sesi sebelumnya.
Walaupun para investor asing masih mencatatkan penjualan bersih ( net sell sejumlah 2,93 miliar rupiah di pasar biasa, suasana hati dalam negeri dianggap tetap cukup kuat untuk mendukung perkembangan pasar.
Berdasarkan program SAPA MENTARI milik BRI dan Danareksa Sekuritas, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) didukung oleh beberapa hal, termasuk kenaikan BI Rate sebesar 25 basis point yang berdampak positif pada nilai tukar rupiah, jaminan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan naik, serta pulihnya keyakinan para investor terhadap aset lokal meskipun ada ketidakpastian dunia.
Dari segi teknis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mencoba zona resistensi utama di sekitar level 5.960 sampai dengan 6.000.
Jika tingkat ini mampu dikalahkan, kesempatan untuk melanjutkan kenaikan menuju wilayah 6.200 terbuka.
Selain memperhatikan penguatan mata uang rupiah setelah kenaikan suku bunga Bank Indonesia, para pemain pasar juga sedang menantikan pengumuman data penjualan eceran di Indonesia yang bisa menjadi faktor pendukung selanjutnya bagi pasar modal dalam negeri.
Secara internasional, pasar saham AS berakhir lebih rendah dalam perdagangan hari Rabu (10/6). Indeks Dow Jones Industrial Average mengalami penurunan sebesar 1,87% menjadi 49.918,78.
Di sisi lain, indeks S&P 500 mengalami penurunan sebesar 1,62% menuju angka 7.266,99 sedangkan Nasdaq Composite merosot 1,98% menjadi 25.169,50.
Rekomendasi saham
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk ( DSSA )
Dari segi teknis, pergerakan harga saham DSSA menunjukkan bentuk pola cup dan handle yang memberi tanda adanya kemungkinan perubahan tren.
Jika harga tetap berada di atas garis leher sebesar 695, kemungkinan peningkatan lebih lanjut masih ada dengan titik resistensi yang ditargetkan pada kisaran 865 sampai 970.
- Buy: 700 – 750
- Target harga 1: 865
- Target harga 2: 970
- Perintah stop loss: di bawah 680
PT Merdeka Battery Materials Tbk ( MBMA )
Kemungkinan saham MBMA dapat bertahan dalam zona dukungan antara 406 sampai 440 serta memiliki potensi untuk terus mengalami penguatan.
Ada kesempatan untuk menguatkan harga menuju titik resisten terdekat di kisaran 498 sampai 550.
- Buy: 450 – 470
- Target harga 1: 498
- Target harga 2: 550
- Perintah stop loss: di bawah 420
PT Barito Pacifik Tbk ( BRPT )
BRPT masih memiliki kesempatan untuk terus menguat setelah mampu bertahan di atas zona dukungan.
Pada saat ini, tingkat 1.655 bertindak sebagai dukungan kecil yang kemungkinan akan menjadi zona pemantul arah menuju resisten di sekitar 1.925 sampai 2.230.
- Buy: 1.660 – 1.760
- Target harga 1: 1.925
- Target harga 2: 2.230
- Stop loss: di bawah 1.640
- Sell stockpick
PT Sarana Mitra Laut Tbk ( SMIL )
Tren pergerakan saham SMIL tetap cenderung turun. Setelah tidak mampu melampaui garis resisten tren, saham tersebut kemungkinan akan mengalami penurunan lagi arah ke zona dukungan selanjutnya.
- Last price: 232
- Dukungan target: 224 – 214
- Rekomendasi: Sell
0 Komentar